THE 2ND STRADA INTERNATIONAL CONFERENCE ON HEALTH

“Zaman Tidak Dapat Dilawan Maka Kita Harus Berkawan” 28 Agustus 2020 menjadi kisah serta pengalaman baru bagi Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia atau lebih akrabnya X-STRADA berhasil melangsungkan Seminar Internasional atau STRADA INTERNATIONAL CONFERENCE ON HEALTH (SICH), meskipun bukan seminar internasional yang pertama namun kisah menarik terjadi di balik layar seminar internasional ini, pasalnya pandemic covid19 menjadikan seminar internasional dilaksanakan secara online, dengan menggunakan platform ZOOM Meeting nampaknya tetap menarik minat bagi peserta untuk bergabung dan ikut andil dalam kegiatan THE 2nd SICH. Dibawah kendali Fakultas Magister Kesehatan, kegiatan ini mengusung tema Strengthening Diplomacy Strategist For Global Health diikuti lebih dari 200 peserta yang mana berasal dari penjuru Indonesia dengan latar pendidikan yang beragam. Kegiatan ini juga mengandeng beberapa universitas sebagai mitra penyelenggara diantaranya Universitas Kadiri, Universitas Islam Al-Azhar Mataram, dan Universitas Mitra Indonesia dari Bandar Lampung.

Sebagaimana kegiatan seminar internasional acara yang diselenggarakan pada tanggal 28-29 Agustus 2020 diawali dengan kegiatan symposium di hari pertama dan oral presentation di hari keduanya. Bercerita di hari pertama terkait kegiatan agenda symposium acara diawali dengan pembukaan yang dibuka secara langsung oleh rektor IIK STRADA Indonesia Prof. Dr. Sandu Siyoto, S.Sos, S.KM.,M.Kes, dalam kesempatannya beliau memaparkan di era disrupsi saat ini dengan kemajuan teknologi yang berkembang pesat dan cepat siapa yang tidak siap makan harus siap tergilas, terdengar menakutkan namun itulah yang saat ini sedang kita hadapi bersama. Sebagai kampus yang tergabung dalam anggota APACH (The Asia-Pacific Academic Consortium for Public Health) Prof. Sandu memaparkan pula kegiatan ini menjadi rutinitas setiap tahunnya sebagai upaya peningkatan dan penguatan khususnya dalam hal  derajat kesehatan masyarakat di era distrupsi dan pandemic ini. Dalam sambutannya pula Prof. Sandu juga mejelaskan terkait branding kampus STRADA yang dikenal sebagai 4G (Good Competence, Good English, Good Personality and Mentality, Good Placement Of Preparation) senantiasa bersungguh-sungguh dalam mengelola pendidikan sehingga menghasilkan lulusan yang terbaik, berbeda, terpercaya, dan pastinya bergaransi 4G.

 

Tak kalah menariknya dalam agenda THE 2nd SICH ini diisi oleh para keynote speaker dari beberapa negara diantaranya Taiwan, Malaysia, Thailand, dan Indonesia. Dipandu oleh moderator Ns. Eva Agustina, S.Kep, M.Kep key note speaker sesi pertama berasal dari negara Taiwan yakni Dr. Yu-Hsuan Chang, Dr. Shwu Huey Wu, dan Dr. Tzu-Yu Chen dengan topik menariknya Taiwan’s National Health Insurance Information Technology to Combat the COVID-19. Dalam paparannya ketiga keynote speaker memaparkan terkait strategi negara Taiwan dalam berperang melawan Covid19 serta kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah. Terjadi diskusi cukup panjang dalam sesi pertama ini dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta seminar kepada ketiga keynote speaker sehingga seminar yang dilakukan secara daring ini mampu terlihat hidup dan menarik.

Pada sesi kedua symposium menampilkan presentasi dari keynote speaker yang berasal dari Indonesia. Dipandu oleh moderator Shanty Natalia, SST.,M.Kes speaker pertama adalah Agusta Dian Ellina, S. Kep., Ns., M. Kep dengan topik Development of Cultural Caring Model Towards Quality of Nursing Work Life. Dilanjutkan speaker ke dua Dr. Yuly Peristiowati, S. Kep., Ns., M. Kes dengan topik Endothelial Cell Mi-gration in HUVEC Culture exposed to EPC-Conditio-ned Media in Hyperglyce-mic Conditions, disusul speaker ke tiga Ratna Wardani. SSI., MM dengan materi Did Perceived Im-pact of Change can media-ting Trust and Communi-cation to Shape Employees Readiness in Primary Health Care? Dan speaker terakhir pada sesi ini adalah Endang Mei Yunalia S.Kep., Ns., M.Kep. dengan topic bahasan Child Abuse and Neglact; Potencial Impact on Children During Covid-19 Pandemic.

Diskusi dilaksanakan secara panel dengan semua speaker memaparkan artikel ilmiah kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab begitu pula yang terjadi di sesi ke tiga yang tak kalah menariknya. Dimoderatori oleh Ratri Setya Mulyasari, SKM speaker yang pertama adalah Prof. Victor C W Hoe dari University Of Malaya Malaysia dengan topik Prevention Practical Steps and SOP – Time of COVID19 Back to Work Safely dilanjutkan speaker yang berasal dari Mahidol University Thailand Mr. Dr. Rapeepun Jommaroeng, PhD, MBA, MPA, MA., MPH dengan topik Collaborative Governance on Global Health Development: Inclusiveness and Meaningful Engagement dan ditutup keynote speaker dari Indonesia Mr. A. Djamil, SKM., MM., M.Kes dari Indonesia denga materi Strategies Against Stunting.

Simposium berlangsung dengan meriah nampak antusias dari para peserta yang aktif melontarkan pertanyaan kepada speaker begitu pula pertanyaan speaker satu ke speaker yang lain. Teknologi membuktikan X-STRADA dengan international conference mampu menembus batas dunia.

Leave a comment